Leiden
Keunikan Naskah
- Menghidupkan pepatah “Leiden is lijden” dengan sudut pandang modern yang relevan bagi pembaca masa kini—memadukan akar filosofis dengan pengalaman yang dekat dengan keseharian, kepemimpinan dan pertumbuhan diri.
- Sangat relevan untuk pembaca pemula, profesional dan pemimpin, baik korporasi maupun organisasi komunitas.
- Perpaduan refleksi personal dan hikmah universal, menjadikan buku ini bukan hanya renungan, tapi peta pertumbuhan dan kepemimpinan bagi siapa pun yang sedang menumbuhkan diri, kepemimpinan bahkan karir di era modern.
- Bahasa yang akrab, ringan dan mudah dipahami, sehingga cocok untuk pembaca pemula hingga pecinta buku self development & leadership.
- Menggabungkan kisah nyata, nasihat klasik, dan tafsir bijak yang membangun pengalaman membaca yang lembut namun menggetarkan.
- Tema healing yang matang dan dewasa, bukan motivasi dangkal, tetapi panduan batin yang mengakar pada kebijaksanaan lintas budaya.
- Memiliki nilai keberlanjutan pembaca: cocok untuk dibaca ulang di berbagai fase atau pengalaman hidup sehingga memperbesar peluang penjualan jangka panjang.
Konten berisi mengenai beragam keteladanan yang inspiratif dan dapat dijadikan contoh yang aplikatif dan dapat diamalkan. Konten juga disusun dengan bernas, tidak sebatas retoris melainkan dipenuhi dengan referensi biografi, sejarah, kisah dari para tokoh dan pemimpin Indonesia (Founding Fathers) dan dunia. Serta sarat dengan nilai-nilai keislaaman yang dikemas dengan menarik.
Segmen utama adalah anak-anak muda, khususnya yang saat ini sudah jarang terekspose dengan
konten keteladanan dan sosok yag memiliki nilai dan prinsip yang benar. Segmen Kedua adalah orang
tua (Baby boomers & Gen Y) dengan tujuan untuk menjadi teladan sekaligus menurunkan nili-nilai
baik dalam keluarga.
Bahasa yang digunakan,
bukan bahasa akademis
dan
terkesan kaku,
melainkan bahasa yang ringan,
akrab dan motivatif untuk dibaca, dengan
alur yang ringan
dan
membuat betah dan atraktif untuk dibaca
hingga
tuntas.
Testimoni. Alhamdulillah. Naskah ini
mendapat apresiasi luas
dari berbagai kalangan, serta
mendapat kata
pengatar
dan
testimoni dari Ketua DPR
RI,
serta testimoni dari
Pak Anies
Baswedan dan
Panji Pragiwaksono.
